SE Mendikbud tentang Peniadaan UN 2021 dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19

SE Mendikbud tentang Peniadaan UN 2021 – Dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19, Mendikbud akhirnya memutuskan untuk meniadakan pelaksanaan UN, Ujian sekolah dan Ujian kesetaraan pada tahun 2021. Hal ini dituangkan dalam Surat Edaran Mendikbud Nomor 1 Tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan serta Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

SE Mendikbud tentang Peniadaan UN 2021
SE Mendikbud tentang Peniadaan UN 2021

9 Poin Utama SE Mendikbud tentang Peniadaan UN 2021

Berkenaan  dengan penyebaran  Corona Virus Disease  (Covid-19)  yang  semakin meningkat  maka  perlu   dilakukan  langkah   responsif  yang   mengutamakan keselamatan dan kesehatan lahir dan batin peserta didik,  pendidik,  dan tenaga kependidikan. Sehubungan  dengan hal tersebut,  bersama ini  kami sampaikan kepada Saudara hal-hal sebagai berikut.

1. Ujian  Nasional (UN)  dan ujian kesetaraan tahun 2021  ditiadakan.

2. Dengan ditiadakannya UN dan ujian kesetaraan tahun 2021  sebagaimana dimaksud pada angka  1,  maka UN  dan ujian  kesetaraan  tidak menjadi syarat kelulusan atau  seleksi masuk ke  jenjang  pendidikan yang lebih tinggi.

3. Peserta didik dinyatakan lulus dari  satuan/program pendidikan setelah:

a. menyelesaikan  program  pembelajaran   di  masa  pandemi   COVID-19 yang dibuktikan dengan rapor tiap semester;

b. memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik; dan

c. mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan.

4. Ujian   yang   diselenggarakan   oleh   satuan    pendidikan    sebagaimana dimaksud pada angka 3 huruf c, dilaksanakan dalam bentuk:

a. portofolio  berupa evaluasi atas nilai  rapor,  nilai  sikap/perilaku,  dan prestasi yang diperoleh sebelumnya (penghargaan, hasil  perlombaan, dan sebagainya);

b. penugasan;

c. tes secara luring atau daring;  dan/ atau

d. bentuk   kegiatan   penilaian   lain    yang   ditetapkan    oleh    satuan pendidikan.

5. Selain ujian yang diselenggarakan oleh satuan  pendidikan sebagaimana dimaksud pada angka 4,  peserta didik   sekolah menengah  kejuruan juga dapat  mengikuti   uji   kompetensi   keahlian   sesuai   dengan  ketentuan peraturan perundang-undangan.

6. Penyetaraan bagi lulusan program Paket A, program Paket B, dan program

Paket C dilakukan sesuai dengan ketentuan sebagai berikut:

a. kelulusan bagi  peserta  didik pendidikan kesetaraan  sesuai  dengan ketentuan pada angka 3; 

b. ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan sebagaimana dimaksud  pada  angka  3   huruf  c   bagi  peserta   didik   pendidikan kesetaraan  berupa ujian  tingkat satuan pendidikan kesetaraan diakui sebagai penyetaraan lulusan;

c. ujian tingkat satuan pendidikan kesetaraan dilakukan dalam bentuk ujian  sebagaimana dimaksud pada angka 4;

d. peserta  UJ1an   tingkat  satuan  pada  pendidikan  kesetaraan   adalah peserta   didik  yang   terdaftar   di    daftar   nominasi   peserta   ujian pendidikan kesetaraan pada data pokok pendidikan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar,  dan pendidikan menengah; dan

e. hasil ujian tingkat satuan pendidikan kesetaraan harus dimasukkan dalam data pokok pendidikan.

7. Kenaikan kelas dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Ujian  akhir semester untuk  kenaikan kelas dapat dilakukan dalam bentuk:

1) portofolio  berupa evaluasi atas nilai  rapor,  nilai sikap/perilaku, dan prestasi yang diperoleh sebelumnya (penghargaan, hasil perlombaan,  dan sebagainya);

2) penugasan;

3) tes secara luring atau daring;  dan/ atau

4) bentuk kegiatan penilaian lain yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.

b. Ujian    akhir    semester   untuk   kenaikan   kelas   dirancang   untuk mendorong   aktivitas    belajar   yang   bermakna,    dan   tidak   perlu mengukur ketuntasan  capaian kurikulum  secara menyeluruh.

8. Penerimaan  Peserta  Didik Baru  (PPDB)   dilaksanakan  dengan ketentuan sebagai berikut:

a. dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor  1  Tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru  pada Taman Kanak-kanak,  Sekolah Dasar,  Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah  Atas,  dan  Sekolah Menengah  Kejuruan sebagaimana tercantum dalam Lampiran Surat Edaran ini atau dapat diunduh pada laman jdih.kemdikbud.go.id;

b. Pusat Data dan Informasi  Kementerian  Pendidikan dan Kebudayaan menyediakan   bantuan    teknis    bagi   daerah    yang   memerlukan mekanisme PPDB  daring.

9. Selengkapnya dapat anda unduh melalui link dibawah ini.

Unduh SE Mendikbud tentang Peniadaan UN 2021 [di sini].

Demikian informasi tentang SE Mendikbud tentang Peniadaan UN 2021 yang dapat kami bagikan. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *