Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah

Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah – Pendidikan yang diberikan kepada anak didik hanyalah sebatas pendidikan otak (kognitif), sedangkan pendidikan mengajarkan jati diri sebagai anak didik dan manusia tidak diberikan (afektif). Anak didik tidak diberikan pemahaman tentang pendidikan karakter atau kepribadian. Padahal pendidikan yang baik adalah pendidikan yang dapat membawa anak lebih bisa mengenali jati dirinya sendiri dan berkarakter (akhlak).

Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah
Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah

Oleh karena itu setiap satuan pendidikan membutuhkan buku panduan internalisasi pendidikan karakter di sekolah, indikator pendidikan karakter pdf, buku pendidikan karakter pdf, buku saku penguatan pendidikan karakter, permendikbud pendidikan karakter pdf, buku panduan internalisasi pendidikan karakter di sekolah pdf, dan buku panduan penguatan pendidikan karakter pdf.

Mengenal Pendidikan Karakter

Menurut Nursalam Sirajuddin, istilah karakter baru dipakai secara khusus dalam konteks pendidikan pada akhir abad ke-18. Pencetusnya adalah FW. Foerster. Terminologi ini mengacu pada sebuah pendekatan idealis-spiritualis dalam pendidikan, yang juga dikenal dengan teori pendidikan normatif.

Ruang Lingkup Pendidikan Karakter

Ruang lingkup pendidikan karakter (budi pekerti, moral dan akhlak) secara garis besar dapat dikelompokkan dalam tiga hal nilai akhlak yaitu sebagai berikut 

  • Akhlak terhadap Tuhan Yang Maha Esa
  • Akhlak terhadap sesama manusia
  • Akhlak terhadap lingkungan

Prinsip-Prinsip Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter harus didasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut: 

a). Mempromosikan nilai-nilai dasar etika sebagai basis karakter; 

b). Mengedentifikasi karakter secara komprehensif supaya mencakup pemikiran, perasaan, dan perilaku; 

c). Menggunakan pendekatan yang tajam, proaktif dan efektif untuk membangun karakter; 

d). Menciptakan komunitas sekolah yang memilki kepedulian; 

e). Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menunjukkan perilaku yang baik; 

f). Memiliki cakupan terhadap kurikulum yang bermakna dan menantang yang menghargai semua peserta didik, membangun karakter mereka, dan membantu mereka untuk sukses; 

g). Mengusahakan tumbuhnya motivasi diri pada para peserta didik; 

h). Memfungsikan seluruh staf sekolah sebagai komunitas moral yang berbagi tanggung jawab untuk pendidikan karakter dan setia pada nilai dasar yang sama; 

i). Adanya pembagian kepemimpinan moral dan dukungan luas dalam membangun inisiatif pendidikan karakter; 

j). Memfungsikan keluarga dan anggota masyarakat sebagai mitra dalam usaha membangun karakter; dan 

k). Mengevaluasi karakter sekolah, fungsi staf sekolah sebagai guru-guru karakter, dan manifestasi karakter positif dalam kehidupan peserta didik.

Peran Guru dalam Pendidikan Karakter

Guru atau pendidik adalah orang yang memberikan ilmu pemgetahuan kepada peserta didik, untuk membentuk sumber daya manusia yang potensial dibidang pengembangan. Dalam hal ini pendidik memiliki tanggung jawab untuk membawa pada siswanya pada suatu kedewasaan atau tarap kematangan tertentu.

Integrasi Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran di Sekolah

Dalam proses pembelajaran, unsur proses belajar memegang peranan yang sangat vital. “Belajar adalah modifikasi atau memperteguh kelakuan melalui pengalaman”.14 Dalam pembelajaran dikenal dengan tiga istilah, yaitu pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran. Pendekatan pembelajaran bersifat lebih umum, dan berkaitan dengan seperangkat asumsi berkenaan dengan hakikat pembelajaran.

Metodologi Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah

Di era global ini setiap sekolah hendaknya selalu melakukan berbagai inovasi pembelajaran untuk mendasari dan mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Pembelajaran yang dilakukan guru hendaknya dapat memberikan situasi di mana siswa dapat secara optimal mengembangkan kompetensi dirinya sesuai perkembangan umur dan intelektual masing-masing siswa. 

Situasi ini dapat terwujud jika guru diberikan keleluasaan mengelola kelas sesuai karakteristik mata pelajaran masing-masing, karakteristik siswa, dan keleluasaan melakukan penilaian sesuai perkembangan masing-masing siswa.

Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah

Berikut ini kami bagikan beberapa buku dan jurnal yang dapat digunakan sebagai referensi dalam melaksanakan internalisasi pendidikan karakter di sekolah.

Akhir Kata

Demikian informai terkait dengan Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Dari penjelasan di atas, maka dapat ditarik pemahaman, bahwa faktor utama dalam pembentukan pribadi manusia (karakter) adalah pendidikan. Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pembelajaran dan latihan.

Referensi:

Jurnal internalisasi pendidikan Karakter di Sekolah oleh Arfandi dan Munif Shaleh

Buku Panduan Umum Pendidikan Karakter di Sekolah oleh Kemendikbud.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *